Monday, June 29, 2009

Si Kembar Yang Mulai Tumbuh Besar

Hari Sabtu, 27 Juni 2008 pukul 11.00 Ibu Episanti dan bayi kembarnya didampingi Sr. Rina, RGS dan Saudari Chandra berkunjung ke kantor PKR KWI. Ibu Episanti adalah orang terbuang dari Malaysia yang pada bulan Desember 2008 lalu mendapat bantuan dana perawatan bagi bayi kembarnya dari PKR KWI . Bayi kembarnya, Dessy dan Denny lahir secara caesar di RS Koja pada tanggal 10 Desember 2008. Tiga hari kemudian Ibu dan bayi kembarnya diminta meninggalkan RS karena dinyatakan sehat oleh dokter yang merawat. Tanggal 15 Desember tubuh Denny dan Dessy membiru dan lemas maka mereka dibawa ke RS Carolus untuk mendapatkan perawatan.
Selama ini Denny dan Dessy dititipkan di Panti Asuhan Bojong, sementara ibu Episanti tinggal di Susteran Gembala Baik di Jatinegara. Disini ibu Episanti mendapat bimbingan dan ketrampilan menjahit.
Karena Ibu Episanti merasa sudah mendapatkan cukup bekal untuk meneruskan kehidupannya, maka ia ingin pulang ke Medan dengan membawa kedua bayinya. Untuk itu, saat ini Suster-suster RGS dan Ibu Lily Pudjiati sedang bekerja sama untuk menyusun proposal kepulangan mereka yang akan diajukan ke PKR KWI.





Tuesday, June 23, 2009

Peta Penerima Beasiswa Anak Aceh

Dibawah ini gambar wilayah-wilayah pemberian beasiswa Sahabat Insan pada tahun 2009 untuk anak-anak Aceh usia sekolah korban tsunami. Terdapat 3 daerah yang dilayani yaitu Banda Aceh, Lhoknga dan Simpang Ulim. Di masing-masing daerah, Sahabat Insan memiliki mitra yang membantu koordinasi dengan para murid yang kesemuanya berjumlah 1373 orang.



Thursday, June 18, 2009

Ringkasan Pemberian Beasiswa Anak Tahun 2009

Dibawah ini ringkasan kegiatan pemberian beasiswa untuk anak usia sekolah korban tsunami Aceh pada tahun 2009:
Bulan Februari 2009
Pada bulan ini, dilakukan survey lokasi dan pendataan calon penerima beasiswa. Survey lokasi dilakukan di Banda Aceh, Lhoknga dan Simpang Ulim. Banda Aceh dan Lhoknga pada periode sebelumnya juga menjadi lokasi penerima beasiswa. Sedangkan Simpang Ulim baru tahun ini dijadikan daerah penerima beasiswa menggantikan Patek. Perubahan lokasi ini dilakukan karena daerah Patek mulai mengalami kemajuan dengan dibangunnya sekolah-sekolah serta adanya pendidikan gratis disana, sedangkan di Simpang Ulim banyak anak yang masih membutuhkan bantuan. Proses ini dilakukan selama 12 hari, mulai tanggal 7 s/d 12 Februari 2009. Tim Sahabat Insan terdiri atas Sr Eugenia, PBHK dan Sdri. Corry, sedangkan tiga lembaga lokal diwakili oleh Sr Firmina SCMM, Sdr. Rinaldi (CC Lhoknga) dan Sdri. Nonong Mailufar (LPMP). Untuk mendukung administrasi, CC Lhoknga pada bulan ini mengajukan pembelian komputer. Permohonan ini disetujui oleh Sahabat Insan dengan memberikan bantuan dana sebesar Rp. 5.200.000.
Bulan Maret 2009
Setelah hasil pendataan didapatkan, maka Sahabat Insan mulai menentukan siapa saja yang berhak menerima beasiswa. Pemilihan dilakukan berdasarkan data dari lembaga lokal, serta penyusunan laporan masing-masing anak pada periode sebelumnya. Setelah jumlahnya ditentukan, maka pada tanggal 11 Maret 2009 dilakukan pengiriman beasiswa pertama tahun 2009, dengan rincian Susteran Rp. 15.700.000, CC Lhoknga Rp.. 59.950.000, dan LPMP Rp. 100.000.000.
Bulan April 2009
Pengiriman beasiswa pada bulan berikutnya dilaksanakan setelah laporan dari masing-masing lembaga diterima. Pada tanggal 2 April 2009, Sahabat Insan mengirimkan beasiswa bulan ke-2 untuk Susteran sebesar Rp. 16.050.000. Jumlah beasiswa bertambah, karena pada bulan pertama ada anak yang belum terdata. Beasiswa bulan ke-2 untuk LPMP dikirimkan pada tanggal 22 April 2009 sebesar Rp. 100.000.000. Pada bulan ini tidak ada pengiriman untuk CC Lhoknga karena laporan dari mereka belum diterima.
Bulan Mei 2009
Pada bulan Mei, Sahabat Insan mengirimkan beasiswa bulan ke-3 sebesar Rp. 16.050.000 untuk Susteran, serta beasiswa bulan ke-2 sebesar Rp. 70.150.000 untuk CC Lhoknga. Dana tersebut dikirimkan pada tanggal 8 Mei 2009. Dana yang dikirimkan untuk CC Lhoknga bertambah karena ada beberapa anak yang belum lengkap datanya. Pada bulan ini tidak ada pengiriman untuk LPMP karena laporan bulan sebelumnya belum diterima.
Bulan Juni 2009
Pada awal bulan Juni 2009, Sahabat Insan mengirimkan dana beasiswa bulan ke-4 untuk Susteran sebesar Rp. 16.050.000 dan beasiswa bulan ke-3 untuk LPMP sebesar Rp. 100.000.000. Pada bulan ini Sahabat Insan belum mengirimkan beasiswa ke CC Lhoknga, karena laporan bulan sebelumnya belum diterima.

Wednesday, June 17, 2009

Daftar Alumni Beasiswa Keupula

Terlampir adalah nama-nama mahasiswa penerima beasiswa yang telah menyelesaikan kuliahnya. Jumlah alumni sampai saat ini adalah 49 mahasiswa, yang berasal dari berbagai universitas dan berbagai jurusan.
Attachment: Alumni BS 2009.pdf

Tuesday, June 16, 2009

Beasiswa untuk Anak Sekolah Korban Tsunami

Pada tahun 2008, Sahabat Insan (SI) telah memberikan beasiswa kepada 1581 anak usia sekolah (SD s/d SMU) yang menjadi korban tsunami Aceh 2004. Pada tahun itu, SI bekerja sama dengan tiga lembaga lokal setempat, yaitu Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (LPMP), CC Lhok Nga dan Peu Weu Seumangat (PWS). Program ini berakhir pada bulan Desember 2008.

Pada awal tahun 2009, SI mengadakan evaluasi pelaksanaan beasiswa tersebut, mengunjungi tempat-tempat beasiswa diberikan, serta mendata ulang para penerima beasiswa. Dari hasil kunjungan, didapatkan kenyataan bahwa banyak anak yang masih membutuhkan bantuan biaya pendidikan, karena kondisi ekonomi orang tuanya yang sulit. Oleh sebab itu, pada bulan Februari 2009, SI memutuskan untuk melanjutkan kembali program ini. Untuk pelaksanaan tahun ini, SI bekerja sama dengan 3 mitra kerja, yaitu Susteran SCMM, CC Lhoknga, dan LPMP.

LPMP memutuskan untuk mengadakan pelayanan di kecamatan Simpang Ulim Aceh Timur. Dana beasiswa hanya diberikan kepada Siswa SD saja, mengingat banyaknya siswa di kecamatan Simpang Ulim. Daerah ini dulunya merupakan basis GAM. Penduduk sebagian besar adalah korban konflik dan sekitar 10% merupakan korban konflik sekaligus korban tsunami. Suster SCMM melayani anak-anak yang bersekolah di sekitar Banda Aceh. Sedangkan CC Lhok Nga tetap melayani anak-anak yatim piatu di kecamatan Peukan Bada dan kecamatan Lhok Nga.

Pelaksanaan beasiswa dimulai pada bulan Maret 2009. Untuk pelaksanaan tahun 2009 ini, jumlah total beasiswa yang diberikan adalah sebesar Rp. 186.200.000. Jumlah total anak yang diberi bantuan adalah 1373 anak, dengan rincian 1178 siswa SD, 102 siswa SMP dan 93 siswa SMU.

 

Prosedur pengiriman dan pembagian dana masih sama dengan yang dilakukan pada tahun lalu. SI mengirimkan dana ke rekening masing-masing mitra kerja. Kemudian mitra kerja membagikan dana tersebut kepada murid-murid yang telah terdaftar. Pada bulan selanjutnya, SI akan mengirimkan dana beasiswa jika telah menerima laporan dari lembaga setempat. Demikian juga, beasiswa diberikan kepada siswa yang telah memberikan laporan penggunaan dana beasiswa pada bulan sebelumnya.