Monday, October 1, 2012

Bantuan Biaya Persalinan Untuk Orang Terbuang

Pada awalnya, Mastini didatangi oleh Ibu Yanti (dikenalkan oleh teman Mastini) di tempat kosnya di Medan dan ditawari pekerjaan di Malaysia sebagai PRT dengan gaji 800 ringgit. Setelah ia setuju, beberapa jam kemudian Ibu Yanti datang kembali dengan membawa seseorang yang mengaku agen PPTKIS bernama Pak Jupri. Pak Jupri inilah yang membantu untuk mengurus paspor dan visa untuk Mastini sampai akhirnya sampai di Malaysia.  

Bantuan Konsumsi Keluarga Orang Terbuang Yang Menderita Kanker Rahim

Nurlela pergi bekerja ke Malaysia sejak dua puluh tahun lalu. Pada awalnya komunikasi dengan keluarga berjalan dengan baik, namun menjelang tahun ketiga ia sudah tidak bisa berkomunikasi lagi akibat kanker rahim stadium 4 yang dideritanya. Nurlela bersama Juliana dipulangkan di Bandara Soekarno-Hatta dan keduanya sama-sama dirujuk di Rumah Sakit Persahabatan. Mereka sama-sama dirawat dalam satu kamar. Karena sakit yang dideritanya cukup parah, ia tidak dapat dimintai keterangan tentang riwayatnya selama bekerja di Malaysia, karena suaranya pun sudah hilang, bahkan untuk bangun dari tempat tidur saja sudah kesulitan.

Tuesday, September 25, 2012

Bantuan Konsumsi Keluarga Untuk Orang Terbuang Yang Menderita Tumor Kandungan

Menurut keterangan keluarga, Juliana pergi dari rumah untuk bekerja ke Malaysia sudah sepuluh tahun yang lalu. Pada awalnya komunikasi lancar, namun setelah menginjak tahun ketiga sudah tidak ada komunikasi sama sekali. Karena itu keluarga kemudian menganggap bahwa ia sudah meninggal dunia di Malaysia. Juliana mempunyai dua orang anak di Indramayu, tepatnya di Desa Cikedung, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.

Thursday, July 12, 2012

Bantuan untuk Orang Terbuang Yang Mengalami Luka Bakar (2)

Iis merupakan salah satu pekerja Indonesia yang bekerja di Oman melalui jasa seorang calo. Dia dibawa suaminya ke Jakarta, kemudian diserahkan kepada calo tersebut tanpa mengetahui apa pun.

Selanjutnya dia dipekerjakan terlebih dahulu di sebuah rumah di Jakarta tanpa diberi gaji, dengan alasan untuk melatih ketrampilannya agar dapat siap bekerja di negeri orang. Setelah sebulan terlewati, Iis langsung diterbangkan ke Oman dan langsung dibawa ke rumah calon majikannya. Pekerjaan Iis disana adalah mencari rumput untuk domba-domba majikannya di pagi hari, kemudian mencuci, memasak dan membersihkan rumah. Setiap harinya, iis baru diperbolehkan untuk beristirahat setelah jam 1 dini hari.

Friday, February 17, 2012

Bantuan untuk Orang Terbuang Yang Mengalami Luka Bakar


Wanidah merupakan orang terbuang berusia 24 Tahun yang berasal dari Subang. Ia mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuhnya, akibat tabung gas yang meledak saat ia memasak di rumah majikannya di Abudabhi. Ia sempat dirawat dirumah sakit Abudabhi bahkan sempat koma selama dua pekan, sampai akhirnya bisa sadarkan diri. Namun, selama tiga bulan, Wanidah dirawat dirumah sakit Abudabhi tanpa pengobatan yang layak dan hanya dibaringkan di kamar rawat dengan obat seadanya.