Tuesday, May 30, 2023

Bagi Banyak Orang Hari Ini, Migrasi Merupakan Satu-satunya Pilihan


Hari Migran dan Pengungsi Sedunia (World Day of Migrants and Refugees)

WDMR 2023 - Bagian 1
Bagi banyak orang hari ini, migrasi merupakan satu-satunya pilihan.
Apa yang bisa kita lakukan agar migrasi menjadi hanya salah satu dari beberapa pilihan, bukan satu-satunya pilihan?

Kirimkan jawaban Anda ke: communication@humandevelopment.va

Wednesday, May 24, 2023

PESAN PAUS FRANSISKUS UNTUK WDMR KE-109 TAHUN 2023


Teks Pesan Paus Fransiskus untuk Hari Migran dan Pengungsi Sedunia ke-109 tahun 2023 dapat dibaca dalam bentuk pdf di: Pesan Paus Fransiskus WDMR 2023 atau dalam bentuk buku digital/flip di https://anyflip.com/pnaua/jbml/



Wednesday, May 17, 2023

TKI Pinrang Disiksa Tak Digaji Dituntut Rp 50 juta Oleh Majikan di Saudi

 Naskah asli dapat dibaca di https://news.detik.com/berita/d-6704838/tki-pinrang-disiksa-tak-digaji-dituntut-rp-50-juta-oleh-majikan-di-saudi


Muchlis Abduh - detikNews

Jumat, 05 Mei 2023 10:52 WIB




Jakarta - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Andi Halimah (24) dan Arsi (34) mengalami penyiksaan oleh majikannya di Arab Saudi. Bahkan, Halimah dituntut Rp 50 juta agar bisa kembali ke Indonesia.

"Iya, kami sudah dapatkan kabar bahwa ada 2 tenaga kerja asal Pinrang di Arab Saudi (yang mengalami penyiksaan oleh majikan)," ujar Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Pinrang Andi Haeriah dilansir detikSulsel, Kamis (4/5/2023).

Haeriah mengatakan Arsi sudah dalam proses pemulangan ke Indonesia. Sementara Halimah masih berada di Arab Saudi dan proses pemulangannya masih sementara berproses.

"Kami belum dapat surat resmi dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP2MI) tetapi kami sudah dapat kabar yang atas nama Arsi sudah dikembalikan sedangkan Andi Halimah ini masih sementara diupayakan," tuturnya.

Sementara itu, Kakak Ipar Halimah, Birsan mengatakan kepulangan Halimah ke Tanah Air dipersulit majikannya. Bahkan sang majikan meminta uang Rp 50 juta untuk diizinkan pulang ke Indonesia.

"Kalau Halimah minta dipulangkan, majikan minta uang Rp 50 juta," ujar Birsan saat ditemui detikSulsel, Kamis (4/5). 

Kisah selengkapnya dapat dibaca di sini.



Mahfud MD Serahkan Nama-nama Penjahat TPPO ke Bareskrim Polri, Siap-siap Ditangkap

Naskah asli dapat dibaca di https://fajar.co.id/2023/05/04/mahfud-md-serahkan-nama-nama-penjahat-tppo-ke-bareskrim-polri-siap-siap-ditangkap/




FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, telah menyerahkan nama-nama terduga pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ke Bareskrim Polri untuk segera ditangkap.

Monday, May 15, 2023

Slide Arah Pastoral Perdagangan Manusia

Pada tahun 2018, Bagian Migran dan Perantau mengeluarkan buku Pastoral Orientation on Human Trafficking, yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Romo I. Ismartono, SJ. Direktur Sahabat Insan. Berikut slide yang berisi ringkasan dari buku tersebut. 


 








Friday, May 12, 2023

Gereja harap pimpinan ASEAN berantas perdagangan orang

 

Presiden Joko Widodo berbicara KTT ASEAN di Labuan Bajo, Flores, NTT, 10 Mei. (Foto: Sekretariat Kabinet)

Gereja harap pimpinanhttps://indonesia.ucanews.com/2023/05/11/gereja-harap-pimpinan-asean-berantas-perdagangan-orang/ ASEAN berantas perdagangan orang


Para aktivis Katolik dan kelompok advokasi berharap agar pembicaraan tentang upaya melawan perdagangan orang dalam KTT Perhimpunan  Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Indonesai tidak hanya retorika, tapi sampai pada perumusan tindakan konkret.

“Kami ingin agar pertemuan ini tidak hanya menjadi retorika. Yang lebih penting adalah aksi nyata, langkah-langkah yang benar-benar berdampak, membawa perubahan signifikan,” kata Romo Crisanctus Paschalis Saturnus, imam aktivis buruh migran kepada UCA News.

Tuesday, May 2, 2023

Laporan Perkembangan Rumah Singgah di Kupang

Berikut perkembangan pembangunan Rumah Singgah di Kupang, NTT hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh KGMK bulan Oktober lalu.